Asuransi Sosial

Halo Ma fren!!! sudah lama gak updet hehehe. Yah karena kemarin lagi UTS, akibatnya berminggu-minggu bahkan sebulan mungkin udah gak updet.

Nah berhubung saat ini uts sudah selesai, dan dapat tugas juga, dan berhubung saya orangnya suka berbagi ilmu hehe, maka kutulislah disini yang dapat dijadikan referensi bagi sobat-sobat semua.

Sebenarnya pokok bahasan yang akan saya presentasikan bukan hanya asuransi sosial saja, namun juga asymmetric information, consumption smoothing dll. Hal tersebut akan saya tulis di halaman berbeda.

Pengertian

  • Asuransi social merupakan mekanisme pengumpulan dana yang bersifat wajib yang berasal dari iuran guna memberikan perlindungan atas resiko social ekonomi yang menimpa peserta dan/atau anggota keluarganya (UU No. 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Nasional)
  • Asuransi atau Pertanggungan adalah suatu perjanjian dimana seorang penanggung mengikatkan diri kepada seorang tertanggung, dengan menerima suatu premi, untuk memberikan penggantian kepadanya karena suatu kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan, yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tak tentu. (Kitab Undang-Undang Hukum Dangang (KUHD) bab 9 pasal 246)

asuransi sosial

  • Ada dua istilah disini, yaitu penanggung dan tertanggung:
  • Penanggung adalah badan yang menerima resiko, yaitu perusahaan asuransi itu sendiri.
  • Tertanggung adalah badan yang menyalurkan resiko. Seperti badan maupun individu.

Sehingga dalam pengertian yang lebih sederhana, asuransi merupakan suatu pelimpahan resiko dari pihak pertama kepada pihak lain.

Istilah-istilah didalam asuransi

Polis asuransi

Adalah suatu perjanjian asuransi atau pertanggungan yang bersifat konsensual (berdasarkan kesepakatan) yang pada umumnya harus dibuat secara tertulis dalam suatu akta antara pihak yang mengadakan perjanjian. Jadi, polis adalah tanda bukti perjanjian pertanggungan yang merupakan bukti tulis.

Premi

Adalah sejumlah uang yang harus dibayarkan setiap bulannya sebagai kewajiban dari tertanggung atas keikutsertaanya di asuransi. Besarnya premi ditetapkan oleh perusahaan asuransi dengan memperhatikan keadaan-keadaan dari tertanggung.

Klaim asuransi

Adalah sebuah permintaan resmi kepada perusahaan asuransi, untuk meminta pembayaran berdasarkan ketentuan perjanjian.

Penanggung

adalah badan yang memberikan jasa dalam penanggulangan resiko.

Tertanggung

Adalah seseorang yang memanfaatkan jasa dari perusahaan asuransi.

Underwriting

Adalah proses penaksiran mortalitas atau morbiditas calon tertanggung untuk menetapkan apakah akan menerima atau menolak calon peserta dan menetapkan klasifikasi peserta.

  • Mortalitas adalah jumlah kejadian meninggal relative diantara sekelompok orang tertentu.
  • Morbiditas adalah jumlah kejadian relative sakit atau penyakit diantara sekelompok orang tertentu.

Perbedaan Asuransi dengan Jaminan Sosial

perbedaan asuransi dengan jaminan sosial

  • Beda Konsepnya

Jaminan sosial diperlukan untuk menjamin kebutuhan dasar hidup, sedangkan asuransi sosial memberikan tambahan manfaat yang lebih selain dari kebutuhan dasar tersebut.

 

Ibaratnya saat anda lapar, maka anda hanya butuh makan dan minum saja. Namun jika anda ingin makan dan minuman yang lebih enak dan cara penyajian yang lebih bagus, maka anda harus membayar lebih. Itu gambaran perbedaan antara Jaminan Sosial dan asuransi.

  • Beda Risiko yang dilindungi

Jaminan sosial biasanya tak membatasi perlindungan yang diberikan, sepanjang sesuai prosedur yang ditetapkan.

Sedangkan asuransi sosial dibatasi oleh nilai premi yang dibayarkan.

Misalnya jika kita sakit, dengan jaminan sosial sakit apapun akan bisa ditanggung. Namun pada asuransi sosial, ada kemungkinan penyakit tertentu yang tidak bisa ditanggung atau anda diharuskan untuk membayar lebih.

  • Beda Pengelolaannya

Jaminan Sosial dikelola oleh pemerintah dan diatur dengan Undang-Undang. Di Indonesia seperti BPJS ketenagakerjaan dan BPJS kesehatan.

Sedangkan asuransi sosial dikelola oleh perusahaan asuransi itu sendiri, baik negeri (BUMN), maupun swasta. Jenisnya ada asuransi jiwa, asuransi kesehatan, dan asuransi umum.

  • Beda Aturan Pesertanya

Jaminan sosial wajib dimiliki oleh setiap warga negara. Ketentuannya satu orang hanya bisa memiliki satu asuransi.

Sedangkan kepemilikan asuransi bisa banyak. Satu orang bisa memiliki beragam asuransi dari berbagai perusahaan.

  • Beda Cakupan Wilayah Pertanggungannya

Umumnya jaminan sosial hanya menanggung peserta diwilayah tertentu saja. Misal BPJS hanya akan menanggung kejadian di Indonesia.

Sedangkan asuransi lingkupnya bisa lebih luas. Jika perusahaan asuransi tersebut punya jaringan internasional, maka orang sakit diluar negeri pun bisa ditanggung.

perbedaan asuransi dengan jaminan sosial 2

  • Beda Proses pengajuan pertanggungan

Prosedur pengajuan pertanggungan jaminan sosial biasanya harus mengikuti standar yang telah ditetapkan. Misalnya untuk dirawat di rumah sakit sebelumnya harus mendapat rujukan dari puskesmas, kecuali untuk keadaan gawat darurat.

Sedangkan asuransi umumnya lebih bebas, tergantung pada rumah sakit rekanan yang dimiliki perusahaan tersebut.

  • Beda Biaya Preminya

Harga premi jaminan sosial biasanya sudah ditentukan oleh pemerintah. Perubahan harga premi akan disesuaikan oleh Dewan Jaminan Sosial Nasional yang dibentuk oleh pemerintah.

Sedangkan didalam asuransi sosial biasanya harga premi ditentukan masing-masing perusahaan asuransi, tergantung pada fasilitas yang diberikan.

referensi:

kemensos.go.id

https://www.futuready.com/artikel/asuransi/ini-dia-bedanya-jaminan-sosial-dan-asuransi/

wikipedia.com

 

Iklan

One comment

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s