Suasana Hati

damai di desa 1-23

Aku adalah seorang yang menyukai keindahan. Bukan hanya keindahan alam saja yang aku suka, namun juga pemandangan tata kota, infrastruktur, sampai keindahan suasana. Keindahan dapat membuat hatiku tenang.

damai di desa 1-23

Aku seringkali berkhayal tentang alam yang hijau, padang rumput yang luas nan hijau, hamparan padi dengan struktur terasering beserta para petaninya yang sedang tersenyum mensyukuri kehidupan. Hal tersebut membuatku semakin bersyukur akan karunia hidup yang diberikan.

gedung stan

Struktur dan tata letak bangunan-bangunan juga seringkali membuatku tersenyum syukur. Arsitekturnya yang klasik maupun modern namun juga terdapat tempat bagi pohon-pohon untuk tumbuh dengan rapi adalah sebuah seni yang indah.

Roaster-and-Bear

Aku juga sering berkhayal tentang sebuah ruangan yang rapi, nyaman dan tenang dengan pencahayaannya yang kalem.

lampu
Langit-langit ruang dhanapala DJPB

Seringkali aku menatap keatas langit-langit sebuah ruangan. Melihat warna temboknya, arsitektur langit-langitnya, atau sesekali melirik beberapa sumber cahaya. Sebenarnya aku juga tak tahu persis alasanku melihat kelangit-langit kenapa, namun seringkali aku merasa saat melihat langit-langit suatu ruangan aku merasa kecil, dan terkadang entah mengapa aku sering terharu saat melihat langit-langit itu. Aku merasa semakin bersyukur dan hatiku semakin tenang. Hal ini sering aku lakukan sehabis solat di Al-Barkah.

Selain objek sebagai sumber keindahan, aku juga menyukai suasana. Suasana yang tenang dan khusyuk merupakan suatu keindahan yang sulit dideskripsikan dengan kata-kata.

J104
Ruang J104, Pukul 16.31

Hujan seringkali sukses membuat suasana hati menjadi nyaman dan tenang. Sering ku melihat hujan dari balik jendela kelas. Hawa sejuk dan langit mendung yang diciptakannya membuat ku mengingat-ingat kejadian masa lalu. Waktu kecil, aku sering disuguhi oleh makanan atau wedang hangat oleh bapak maupun ibu saat hujan sedang berlangsung, hal itu membuat ku teringat dengan rumah.

article_2112

Hujan juga sering menciptakan suasana romantis. Suara hujan seperti lagu jadul yang memunculkun khayalan tentang perjalanan cinta. Suara hujan mengingatkanku dengan wajah basahnya saat kami berlari kehujanan dipinggir jalan, dan tatapan matanya saat kami berteduh di bengkel kecil pinggir jalan. Wajahnya sedikit ekspresi dan seperti tersenyum walaupun sedang kehujanan.

Makmum-Sujud-Tilawah

Kegiatan orang yang sedang beribadah juga sering menciptakan keindahan tersendiri. Ibadah erat kaitannya dengan suasana khusyuk, dan tertib. Eratnya saf-saf solat menunjukkan sebuah persatuan. Tatapan focus kearah sujud dan gerakan yang seragam mengikuti imam yang ada didepan menunjukkan sebuah kepatuhan.

Baknyaknya-Rakaat-Tarawih

Seringkali aku merinding melihat foto atau rekaman solat berjamaah di kota suci mekkah ataupun di masjid-masjid lain. Orang-orang dengan sendirinya jalan menuju masjid untuk solat. Tidak perlu disuruh mereka langsung memposisikan diri menciptakan saf-saf yang rapi, begitu dari orang tua, dewasa sampai anak-anak. Suara takbir dan amin yang diikuti oleh para makmum selalu sukses membuat hati bergetar.

664xauto-bolehkah-sholat-tahajud-setelah-tarawih-dan-witir-160620v

Macam-macam keindahan merupakan hasil dari sudut pandang perasaan kita. Seringkali keindahan itu membuat kita takjub dan bersyukur dengan sang pencipta. Seperti hujan dan pemandangan alam yang membuat hati menjadi tenang, maupun langit-langit yang membuat kita merasa kecil dan bersyukur.

Tuhan telah memberikan suatu perasaan yang unik kepada manusia. Entah mengapa ada beberapa hal yang membuat hati kita suka dan tidak suka. Hal-hal baik selalu membuat kita suka, dan hal buruk selalu kita hindari dan takuti, sehingga kita dapat menentukan mana yang baik dan mana yang buruk. Perasaan itu alami dalam diri manusia.

Iklan

4 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s