Dari Mikro ke Makroekonomi

mikro ke makro

Saat yang saya tunggu-tunggu sudah tiba, akhirnya saya bisa nulis artikel makroekonomi. Yaa karena ini awal masuk kuliah, setelah kemarin libur uas dan Alhamdulillah semester ini dapat makro hehe. Artinya saya bisa nambahin menu makroekonomi diatas, jadi lengkap mikro dan makro hehehe…

Awal kuliah ketemu makroekonomi (hari ini banget), tadi bahasannya masih diluar pintu makroekonomi. Yah… masih flashback lah tentang mikroekonomi, ruang lingkup yang dulu kita pelajari sampai yang nanti akan kita pelajari di makro.

Okedeh mari kita masuk ke bahasan kuliah tadi yang saya beri judul “Dari Mikro ke Makroekonomi”.

Dalam teori mikroekonomi yang dianilis adalah kegiatan seorang konsumen, suatu perusahaan atau suatu pasar. Dalam teori makroekonomi yang diperhatikan adalah tindakan konsumen secara keseluruhan, kegiatan-kegiatan keseluruhan pengusaha dan perubahan-perubahan keseluruhan kegiatan ekonomi.

  • Mikroekonomi lebih menitik beratkan pada analisis mengenai masalah membuat pilihan untuk:
  1. Mewujudkan efisiensi dalam penggunaan sumber-sumber daya (resources).
  2. Mencapai kepuasan yang maksimum.
  • Sedangkan analisis-analisis dalam makroekonomi menerangkan tentang:
  1. Bagaimana segi permintaan dan penawaran menentukan tingkat kegiatan dalam perekonomian.
  2. Masalah-masalah utama yang selalu dihadapi setiap perekonomian.
  3. Peranan kebijakan dan campur tangan pemerintah untuk mengatasi masalah ekonomi yang dihadapi.

ISU-ISU UTAMA DALAM ANALISIS MIKROEKONOMI

  • Anggapan bahwa factor-faktor produksi atau sumber-sumber yang dimiliki masyarakat adalah terbatas, sedangkan keinginan manusia tidak terbatas.
  • Maka munculah pilihan-pilihan dalam memproduksi barang dan jasa, dan dalam kegiatan menggunakan barang dan jasa.
  • Masalah memilih tersebut kemudian memunculkan tiga pertanyaan:
  1. Apa jenis-jenis barang dan jasa yang harus diproduksikan?
  2. Bagaimanakah caranya memproduksikan berbagai barang dan jasa yang dibutuhkan tersebut?
  3. Untuk siapakah berbagai barang dan jasa tersebut diproduksikan?

Menentukan Jenis Barang Yang Perlu Diproduksi

  • Pilihan-pilihan para konsumen merupakan factor penting dalam menentukan jenis-jenis kegiatan memproduksi yang harus dijalankan.
  • Analisis mengenai interaksi diantara produsen dan konsumen diterangkan dalam teori permintaan dan penawaran.
  • Dan teori perilaku konsumen menerangkan dengan lebih terinci sikap para pembeli dalam memilih barang dan jasa yang akan dibelinya.

Menentukan Cara Memproduksi Yang Paling Efisien

  • Factor-faktor produksi yang tersedia dalam setiap perekonomian terbatas jumlahnya dan memerlukan biaya atau pengorbanan dalam memperolehnya.
  • Oleh sebab itu para pengusaha harus membuat pilihan agar dapat mencapai efisiensi yang tinggi dalam menggunakan factor-faktor produksi.
  • Analisis-analisis dalam teori mikroekonomi yang menerangkan tentang teori produksi (fungsi produksi), biaya produksi dan struktur pasar (penentuan harga dan jumlah produksi diberbagai pasar) bertujuan untuk menerangkan bagaimana memecahkan persoalan tersebut.

Untuk Siapa Barang Akan Diproduksi

  • Setelah mengetahui jenis-jenis factor produksi yang dibutuhkan untuk melakukan kegitan produksi, maka produsen akan pergi kepasar factor produksi untuk mendapatkan factor-faktor produksi yang diperlukan.
  • Sebagai akibat dari penggunaan factor-faktor produksi (misal tenaga kerja), akan tercipta aliran pendapatan kepada factor produksi (tenaga kerja) yang digunakan.
  • Aliran ini akan menentukan corak distribusi pendapatan dalam masyarakat.
  • Selanjutnya corak distribusi pendapatan ini akan menentukan corak permintaan masyarakat terhadap barang dan jasa.
  • Dengan demikian aliran pendapatan yang berlaku sebagai akibat kegiatan memproduksi barang dan jasa akan dapat memecahkan persoalan: untuk siapakah barang dan jasa perlu diproduksikan?

ASAL MULANYA PERKEMBANGAN ANALISIS MAKROEKONOMI

Uraian diatas mengenai analisis dan ruang lingkup teori mikroekonomi pada hakikatnya menerangkan bagaimana suatu masyarakat yang memiliki factor-faktor produksi yang terbatas tetapi mempunyai keinginan memperoleh barang dan jasa yang tidak terbatas, membuat pilihan-pilihan dalam memproduksi dan mengkonsumsi barang dan jasa sehingga kepuasan dan kesejahteraan masyarakat dapat dimaksimumkan.

Isu-Isu yang Tidak Diliputi Teori Mikroekonomi

Analisis tersebut ternyata tidak dapat menerangkan sebab-sebab beberapa masalah penting yang selalu berlaku dalam perekonian, yaitu:

  1. Factor-faktor apakah yang menentukan tingkat kegiatan ekonomi suatu Negara dalam suatu periode tertentu?
  2. Mengapak setiap Negara menghadapi masalah pengangguran, yang adakalanya semakin lama semakin buruk keadaanya?
  3. Mengapa masalah kenaikan harga-harga berlaku, yang seringkali juga diikuti oleh masalah pengangguran yang cukup serius?
  4. Mengapa berbagai perekonomian tidak mengalami pertumbuhan yang sama cepatnya?
  5. Mengapa kegiatan perekonomian tidak mengalami perkembangan yang stabil, yaitu ada kalanya ia cepat berkembang, tetapi pada periode lain ia lambat atau mengalami kemunduran?

Aliran Ekonomi Klasik

Sebelum tahun 1936 ahli-ahli ekonomi tidak menumpukan analisis mereka kepada berbagai masalah diatas, terutama terhadap masalah pengangguran dan pertumbuhan ekonomi. Ahli-ahli ekonomi klasik seperti Adam Smith (1776) tidak banyak membuat analisis mengenai masalah pengangguran, inflasi, ketidakstabilan ekonomi, dan pertumbuhan ekonomi.

Mereka menganggap system pasar bebas akan mewujudkan tingkat kegiatan ekonomi yang efisien dalam jangka panjang. Penggunaan tenaga kerja penuh akan selalu tercapai dan perekonomian akan mengalami pertumbuhan yang kuat. Mereka sebenarnya menyadari bahwa ketidakstabilan dalam perekonomian yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi yang lambat, atau kemunduran ekonomi dan pengangguran dapat berlaku dalam setiap perekonomian. Tetapi menurut mereka masalah tersebut hanya sementara saja, system pasar bebas akan membuat penyesuaian-penyesuaian yang menyebabkan masalah-masalah tersebut akan lenyap dengan sendirinya dan pertumbuhan ekonomi yang kuat akan berlangsung kembali.

Perkembangan Teori Makroekonomi

Dalam tahun 1929-1932 terjadi depresi hebat di Amerika Serikat dan menyebabkan kemunduran ekonomi diseluruh dunia. Seperempat tenaga kerjanya menganggur dan pendapatan nasionalnya mengalami kemrosotan yang sangat tajam.

Kemunduran ekonomi tersebut menimbulkan kesadaran kepada ahli-ahli ekonomi bahwa mekanisme pasar tidak dapat secara otomatis menimbulkan pertumbuhan ekonomi yang kuat dan tingkat penggunaan tenaga kerja penuh. Teori-teori ekonomi sebelumnya juga tidak dapat menerangkan mengapa peristiwa kemunduran ekonomi yang serius tersebut dapat terjadi. Hal tersebut mendorong seorang ahli ekonomi inggris John Maynard Keynes, mengemukaan pandangan dan menulis buku yang pada akhirnya menjadi landasan kepada teori makroekonomi. Pandangan tersebut dikemukakan dalam buku yang berjudul: The Great Theory of Employment, Interest, and Money diterbitkan pada tahun 1936.

Dalam bukunya, Keynes berpendapat bahwa pengeluaran (permintaan) agregat adalah factor utama yang menentukan tingkat kegiatan ekonomi yang dicapai suatu Negara. Dalam system pasar bebas, penggunaan tenaga kerja penuh tidak selalu tercipta. Diperlukan usaha dan kebijakan pemerintah untuk menciptakan tingkat penggunaan tenaga kerja penuh dan pertumbuhan ekonomi yang kuat.

Dari problematika diatas, ketidakmampuan teori mikroekonomi dalam menjelaskan masalah ekonomi lanjut tersebut maka munculah makroekonomi. Teori ekonomi yang menjelaskan tentang tingkat kegiatan suatu perekonomian negara, pertumbuhan ekonomi, pengangguran, inflasi, dan campur tangan pemerintah untuk mengatasi masalah ekonomi yang dihadapi.

yah… karena ini sudah jam 23.46 WIB, dan besok kuliah jam 07.30, maka cukup disini saja bahasan ini. Selanjutnya “ISU-ISU UTAMA DALAM ANALISIS MAKRO EKONOMI” akan saya tulis pada kesempatan berikutnya.

 

Daftar pustaka:

Sukirno, Sadono. 2004. Makroekonomi Teori Pengantar – edisi ketiga. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Iklan

3 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s